Tes Kesehatan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi Pakai Alat Canggih





Jakarta
Ada perbedaan dalam pelaksanaan tes kesehatan untuk Pilpres 2019 dibanding Pilpres 2014. Tim dokter gabungan dari RSPAD Gatot Subroto dan ikatan dokter Indonesia (IDI) menggunakan alat kesehatan dengan teknologi termutakhir.

“Ya tentang pemeriksaan dari tahun-tahun sebelumnya dengan saat ini, prinsipnya sudah direvisi kembali, tetapi dengan menggunakan alat-alat yang lebih mutakhir,” ujar Ketua tim pelaksana tes kesehatan bakal capres-cawapres, Dr Astronias Awusi SpPK, dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).

Astronias mengatakan, untuk teknis dan bagian yang diperiksa dari bakal capres-cawapres tetap saja sama. Tim akan menggunakan alat yang lebih canggih apabila ditemukan hal yang membutuhkan pendalaman lebih lanjut.

“Pemeriksaan sama dengan yang lama, tetapi kita melaksanakannya bilamana ditemukan ada sesuatu butuh pendalaman, kita akan menggunakan fasilitas atau peralatan yang paling canggih yang terdapat di rumah sakit yang ditunjuk oleh KPU,” jelasnya.

Untuk tes kesehatan hari ini dilakukan oleh Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Keduanya akan menjalani pemeriksaan kesehatan selama kurang lebih 12 jam.

“Lama pemeriksaan sendiri akan memakan waktu antara 9-12 jam dengan diselingi istirahat,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ilham Oetama Marsis saat konferensi pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakpus, Minggu (12/8/2018).

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan tim gabungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan RSPAD Gatot Soebroto Jakpus. Tim pemeriksa tersebut terdiri dari tim dokter spesialis, dokter gigi spesialis dan tenaga kesehatan lain yang memiliki persyaratan khusus.

(nkn/tor)



<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Related Search

Tags: #berita #detik #gress #hukum #nasional #politik

Anda sedang membaca artikel tentang Tes Kesehatan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi Pakai Alat Canggih. Silahkan baca artikel Berita Grezz Terbaru tentang nasional lainnya. Semoga bermanfaat ...

KPAI minta perkosaan korban bencana diusut tuntas
Jakarta (ANTARA News) – Ketua Komisi Perlindungan
KIPP tolak dana saksi parpol gunakan APBN
Jakarta (ANTARA News) – Sekretaris Jenderal Komite
Polisi temukan proyektil di ruang Effendy Simbolon
Pewarta: Taufik RidwanEditor: Unggul Tri Ratomo COPYRIGHT
Mendes minta dana desa untuk bencana
Jakarta (ANTARA News) – Menteri Desa, Pembangunan

Top