Putra Sulung Jokowi Diminta Ikuti Jejak Politik Presiden Amerika George Walker Bush

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengapresiasi putra sulung Presiden, Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka ingin menjadi politisi di kemudian hari.

Menurut Emrus Sihombing, Gibran Rakabuming Raka harus bisa meniru jejak perjalanan politik Presiden Amerika Serikat ke-43, George Walker Bush.

Meskipun George W Bush merupakan anak Presiden Amerika Serikat ke-41, George Herbert Walker Bush, ia tetep memulai perjalanan politiknya dari bawah. Bukan merintis jalan politiknya secara instan.

“Di Amerika Serikat, misalnya, Bush. Bisa saja anaknya menjadi Presiden. Tapi bukan berarti anaknya Bush, George W Bush naik karena ayahnya. Tetapi dia naik karena benar-benar sudah matang berkarya dalam partai,” ujar Emrus Sihombing kepada Tribunnews.com, Senin (10/12/2018).

Baca: Tes Kepribadian – Pilih Salah Satu Pena Bulu Berikut Ini untuk Ungkap Karakter Terkuatmu

Untuk itu Emrus Sihombing berharap langkah politik Gibran Rakabuming Raka bisa mengikuti jejak George W Bush di kemudian hari. Yakni, menjadi Presiden atau politikus karena memang profesional dan matang ditempa.

“Harusnya dimulai dari bawah. Jangan karena popularitas ayahnya, atau keberhasilan ayahnya itu digunakan sebagai tunggangan untuk menjadi politisi,” jelas Emrus Sihombing.

Bila tidak, kata Emrus Sihombing, ilmu politik putera Jokowi itu tidak akan mengakar kuat.

“Sejatinya anak pejabat siapa pun itu harusnya kalau mau terjun ke dunia politik, harus dimulai dari paling bawah, yakni jadilah kader partai di suatu partai tertentu,” jelasnya.

Selain itu, dengan memulai dari bawah, dia menjelaskan, Gibran Rakabuming Raka akan terlihat kinerjanya, khususnya menolong atau meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui persis prestasi-prestasi yang telah dilakukan Gibran Rakabuming Raka.

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

PELNI Patok Kenaikan 1 Persen Angkutan Nataru 2018

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dan 46 trayek kapal perintis untuk melayani angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) mulai 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.

Hal tersebut guna mengantisipasi kenaikan penumpang sebanyak 1 persen, dari 324.204 menjadi 324.458 orang.

Baca: Pemprov DKI Turunkan 425 Personel Gabungan Jaga Keamanan 5 Wilayah Sambut Natal dan Tahun Baru

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko dalam keterangannya pada Senin (10/12/2018) mengatakan, PELNI akan menyiapkan 1 kapal tipe 3000 pax, 9 kapal penumpang tipe 2000 pax dan 2 kapal 3in1 (dapat mengangkut orang, kendaraan dan alat berat), 9 kapal tipe 1000 pax, 3 kapal tipe 500 pax 2 kapal Roro dan 46 trayek kapal perintis.

Puncak angkutan Nataru dengan kapal PELNI, lanjut Ridwan, diprediksikan terjadi pada 22 Desember 2018 di mana pelanggan mencapai 23.769 orang.

Sementara puncak arus balik pada 7 Januari 2019 mencapai 19.141 orang.

“Puncak arus mudik naik, namun pada puncak arus balik menurun,” terang Ridwan.

Berdasarkan mobilitas masyarakat, PELNI membagi 3 wilayah pelayanan, terdiri Wilayah Barat, Tengah dan Timur.

Pergerakan penumpang di Wilayah Barat sebanyak 18 persen, Wilayah Tengah 32 persen dan Wilayah Timur 35 persen.

Pada Nataru pergerakan penumpang didimonasi di wilayah Timur (35 persen), disusul wilayah Tengah (32 persen) dan wilayah Barat (18 persen).

“Wilayah Timur lebih dominan dibanding wilayah Tengah dan Barat,” ucapnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

Ratusan warga Surabaya ziarah ke makam wali

Surabaya (ANTARA News) – Ratusan warga Medokan Ayu, Rungkut, Kota Surabaya, diberangkatkan untuk berziarah ke makam lima wali di Jawa Timur, Minggu pagi.

“Ini merupakan kesekian kalinya saya memberangkatkan warga ziarah wali,” kata Arif Fathoni, calon anggota DPRD Surabaya dari Partai Golkar saat memberangkat warga ziarah ke lima wali di Graha YKP Surabaya.

Menurut calon dari daerah pemilihan 3 itu, kegiatan itu bagian dari ikhtiar untuk mendapat simpati dan dukungan dari warga Medaokan Ayu, Rungkut Surabaya pada saat Pemilu 2019. 

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Surabaya ini mengatakan ziarah ke makam wali merupakan bagian kegiatan spiritual dan sekaligus wisata religi yang harus tetap dilestarikan.

Melalui doa warga yang ikut ziarah ini, dia berharap selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam meraih mandat rakyat dalam Pemilu 2019.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Partai Golkar Surabaya memanaskan mesin politiknya melalui sejumlah bacaleg yang rajin turun dan menyapa masyarakat dalam berbagai kegiatan.

Toni mengatakan bahwa menjadi anggota DPRD Surabaya bukanlah tujuan utama, melainkan jabatan tersebut hanyalah jembatan menuju pengabdian masyarakat yang lebih luas.

Oleh sebab itu, dia memaknai pemilu hanyalah bagian dari kompetisi yang bertujuan membawa kebaikan buat masyarakat. “Saya dipesan oleh orang tua saya, sebaik baik manusia adalah manusia yang bermanfaat buat orang lain,” katanya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum Surabaya menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua Pemilihan Umum 2019 di Kota Surabaya bertambah dari semula 2.118.843 pemilih menjadi 2.134.454 pemilih dengan rincian 1.042.829 pemilih laki-laki dan 1.091.625 pemilih perempuan.

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

Uu siap amankan Jokowi-Ma`ruf di Priangan Timur

Bandung (ANTARA News) – Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut satu Joko Widodo-KH Ma`ruf Amin, Uu Ruzhanul Ulum menyatakan pihaknya terus mengamankan suara untuk Pasangan Jokowi-Ma`ruf di wilayah Priangan Timur.

“Alhamdulillah, saya selaku Panglima Santri Jabar kemarin sudah mengumpulkan Ulama Muda se-Kabupaten Ciamis yang tergabung dalam Pemuda Ansor. Jadi istilahnya kemarin itu, kami menggelar pertemuan silaturahmi kholaqoh kebangsaan,” kata Uu Ruzhanul Ulum, Minggu.

Menurut dia, sekitar sekitar 250 ulama muda dari perwakilan pengurus Ansor dari tiap kecamatan se-Kabupaten Ciamis, Ketua DPC PPP dan tokoh NU Kabupaten Ciamis hadir pada acara tersebut.

Uu menjelaskan dalam silaturahmi tersebut pihaknya menguatkan konsolidasi serta peta dukungan untuk Pilpres dan Pileg Tahun 2019.

“Ketika saya menyampaikan saya pendukung Jokowi dan Ma`ruf Amin, ulama muda Kabupaten Ciamis serentak ikut semuanya,” kata dia.

Ia juga meminta kepada semua ulama muda se-Kabupaten Ciamis untuk membuat jaringan yang luas dari mulai tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dusun, RT dan sampai ke tingkat TPS.

“Apabila sudah kuat kemudian setelah itu ajak masyarakat untuk memilih Jokowi- Ma`ruf,” ujarnya.

Dia mengatakan dengan upaya rutin menguatkan dukungan dan jaringan, dirinya selaku tim pengarah pemenangan Pasangan Jokowi-Ma`ruf Amin tingkat Jawa Barat sangat optimistis Jokowi- Ma`ruf menang di Priangan Timur khususnya kabupaten Ciamis secara signifikan.

Lebih lanjut ia juga meminta para ulama yang hadir pada acara tersebut agar tidak menghiraukan dengan informasi di media sosial terkait hoaks “Jokowi dukung PKI” dan “Jokowi pro-asing”.

“Jadi saya sudah meminta kepada masyarakat untuk tidak gampang percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya dan harus pintar menyaring informasi,” ujarnya.

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Semarang (ANTARA News) – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan sekitar separuh dari anggota Polri belum memiliki rumah sendiri.

“Masih ada sekitar 200.000 anggota yang belum punya rumah sendiri,” kata Tito saat meresmikan Klinik Kesehatan Pratama Akpol Semarang di Semarang, Minggu.

Dari jumlah sebanyak itu, menurut dia, sebagian besar berpangkat tamtama, bintara, hingga perwira pertama.

Adapun rumah dinas, lanjut dia, baru bisa memenuhi kebutuhan sekitar 14 persen anggota polisi.

Melihat kondisi tersebut, kata dia, sangat sulit jika mengandalkan dinas dalam memenuhi kebutuhan rumah untuk anggota.

Oleh karena itu, dia mendorong kerja sama dengan perbankan, termasuk lembaga pembiayaan lain, seperti Asabri.

“Skema perumahan dengan DP nol persen, kerja sama dengan perbankan,” katanya.

Perumahan itu nanti, lanjut dia, ditujukan bagi anggota baru dengan sistem potong gaji dengan masa angsuran 30 hingga 35 tahun.

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

Dandim: Pengungsi Nduga sudah kembali karena jaminan keamanan

Wamena (ANTARA News) – Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Infantri Candra Dianto mengatakan sejumlah warga Kabupaten Nduga, Papua yang sebelumnya mengungsi ke hutan belantara, sudah kembali ke kampung mereka karena ada jaminan keamanan dari aparat TNI dan Polri.

Dandim 1702 Letkol Infantri Candara Dianto di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Minggu, mengaku sejumlah warga trauma dengan insiden kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mendorong keberadaan aparat TNI dan Polri di Nduga.

“Tetapi kemarin tim evakuasi bersama bapak Danrem ada di lokasi sana, kemudian berhasil mengumpulkan dan menurunkan masyarakat yang mengungsi, sehingga mereka kembali ke kampung masing-masing karena mereka merasa ada jaminan keamanan,” katanya.

Dandim memastikan tidak ada operasi militer di sana, sehingga warga tidak harus takut terhadap TNI dan Polri.

“Di sana tidak ada operasi. Kami hanya melakukan evakuasi dan pencarian korban. Hanya sebatas itu,” katanya.

Ia mengatakan hingga kini belum diterima adanya korban jiwa dari masyarakat sipil atas kehadiran aparat TNI bersama Polri.

“Sementara tidak ada korban dari masyarakat. Kecuali yang korban pembantaian (pekerja PT Istaka Karya) yang dilakukan oleh kelompok sipil bersenjata,” katanya.

Menurut dia, telah ditemukan satu jenazah korban penembakan KKB dan sudah dievakuasi ke Pos keamanan di Mbua.

Jenazah pria berambut panjang itu sudah tiba di Pos keamanan Mbua sekitar pukul 16.30 WIT dan rencananya dievakuasi Senin,(10/12) ke Jayawijaya.

“Kita belum tahu apakah dia pekerja di PT Istaka Karya atau bukan, tapi ciri-cirinya rambut panjang,” katanya.


Warga Sipil

Sementara itu, Anggota DPRD Nduga Ikabus Gwijangge mengatakan jika aparat TNI dan Polri hendak melakukan operasi militer terhadap KKB maka mereka harus memastikan keamanan warga sipil agar tidak menjadi korban salah tembak.

Ikabus Gwijangge mengaku telah menerima laporan dari warga bahwa beberapa warga sipil menjadi korban salah tembak oleh aparat TNI-Polri dan DPRD akan mengecek sendiri ke lokasi, terkait kebenaran informasi tersebut.

“Kami tidak ikut campur urusan aparat dengan Kelompok Kriminal Bersenjata, kami hanya ingin warga kami tidak menjadi korban, karena mereka tidak tahu dengan masalah ini,” katanya.

Menurut dia, DPRD belum turun ke Nduga karena masih menunggu beberapa pihak terkait yang nantinya terlibat bersama mereka.

“Kami ingin kesana dan memanggil mereka (masyarakat yang masuk ke hutan) kembali agar hal-hal yang ditakutkan tidak terjadi,” katanya.

DPRD khawatir jika masyarakat sipil masuk ke hutan dan sedang dilakukan operasi militer oleh TNI bersama Polri terhadap KKB, maka bisa jadi salah tembak.

“TNI-Polri tidak akan tahu apakah mereka (warga yang mengungsi) ini bagian dari kelompok itu atau hanya masyarakat sipil, ini yang kami ingin ke sana,” katanya.

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

KPK katakan UU AntIkorupsi indonesia belum standar dunia

Bekasi, Jawa Barat (ANTARA News) – KPK menilai UU Nomor 31/1999 tentang Antikorupsi belum memenuhi standar yang direkomendasikan oleh United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).

“Undang-Undang Antikorupsi kita masih jarak dibandingkan saran dalam UNCAC,” kata Ketua KPK, Agus Raharjo, pada peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2018, di Gelanggang Olahraga Kota Bekasi, Minggu.

UU Nomor 31/1999 itu, kata dia, hingga saat ini belum menyentuh korupsi di beberapa sektor, di antaranya perdagangan pengaruh (influence trading), pemulihan aset dalam upaya penelurusan, pengamanan, perampasan, pengembalian, dan pemeliharaan aset.

“Komponen itu segera harus masuk kepada undang-undang kita yang belum sempurna untuk memenuhi harapan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, KPK telah mendorong pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undang tentang Tindak Pidana Korupsi sebelum masa jabatannya usai.

“Saya pernah menggulirkan itu. Sebaiknya DPR kalau sibuk kampanye, pemerintah punya inisiatif, ada perpu untuk tambal UU kita supaya ideal,” katanya.

Menurut dia, usulan perpu itu suatu alternatif jika pemerintah dan dewan tidak bisa mengeluarkan revisi UU Tipikor yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional sebelum pergantian pemerintahan pada 2019.

Ia menjelaskan, perpu itu salah satu langkah KPK dalam mengimplementasikan 24 dari 32 rekomendasi Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC) yang belum diterapkan  Indonesia.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

Caleg PDIP galang relawan dukung Jokowi-Ma’ruf

Jakarta (ANTARA News) – Kader PDI Perjuangan yang menjadi calon anggota legislatif DPR RI, Pulung Agustanto menggalang relawan untuk mendukung pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 dan memenangkan PDIP di Pemilu Legislatif 2019.

“Ada 1.396 relawan dari Kecamatan Cengkareng yang berkumpul di sini demi menjaring suara untuk PDI Perjuangan dan Jokowi-Ma’ruf,” kata Pulung dalam rapat konsolidasi relawannya di Ruma Gorga I, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu, seperti dikutip dalam siaran persnya.

Caleg dari daerah pemilihan DKI Jakarta III yang meliputi Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu itu telah membentuk Relawan Pulung Menang (RPM). Anggotanya sudah 10 ribu relawan yang menjangkau seluruh RW di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

“Relawan ini yang nanti terus bergerak bukan hanya untuk pemilu legislatif, tapi juga pemilihan presiden. Ada yang akan menjadi saksi, sehingga terus bergerak hingga proses rekapitulasi suara,” kata kader PDIP asal Yogyakarta itu.

Oleh karena itu, Pulung meminta relawannya tak hanya aktif memenangkan PDIP untuk pemilu legislatif, tapi juga getol mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf.

“Jadi bukan hanya menyosialisasikan saya sebagai caleg, tapi juga demi memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019,” tuturnya.

Pulung mengaku akan lebih aktif blusukan untuk menggarap suara pemilih di DKI Jakarta III. Selain itu, simpul-simpul relawannya akan terus bersinergi.

“Saya minta bantuan bapak ibu semua pada 17 April mendatang. Tapi silaturahminya berlanjut, bukan cuma sampai 17 April, tapi lima tahun ke depan,” kata mantan penyiar radio di Yogyakarta itu.

Dalam kesempatan itu, Pulung mengaku jika kelak terpilih akan membentuk koperasi paling tidak di setiap kelurahan di dapil DKI Jakarta III. Fokus koperasi itu adalah menjual voucher listrik. 

Bahkan, Pulung meyakini voucher listrik di koperasi binaannya akan lebih murah. Pemegang kartu tanda anggota (KTA) PDIP sejak 1999 itu tak mau dianggap sekadar mengobral janji. 

“Ini sangat serius. Nanti modal koperasinya dari gaji saya di DPR,” ujar pengusaha muda itu mengundang aplaus relawannya.

Sementara itu, Koordinator RPM Kiani Sura Ginting mengajak seluruh anak buahnya aktif menggarap pemilih dan aktif berkampanye di media sosial.

“Ajak kerabat kita, bahwa kita lima tahun ke depan akan berjuang bersama Pak Pulung,” katanya.

Kiani juga meminta setiap anggota RPM terus aktif berkomunikasi agar terjalin hubungan yang baik dengan para relawan.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush

ICW: Pelayanan publik barometer pemberantasan korupsi

Bekasi (ANTARA News) – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai kantor pelayanan publik menjadi barometer konkret dalam memantau implementasi perilaku antikorupsi oleh publik.

“Peringatan Hari Antikorupsi Internasional yang diperingati setiap 9 Desember ini positif dan layak diapresiasi. Namun, tidak boleh berhenti hanya di seremonial saja,” kata Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz di Bekasi, Minggu.

Menurut dia, masyarakat di Kota Bekasi maupun di daerah lainnya masih menantikan upaya konkret pemerintah dalam memberantas korupsi.

Hal yang paling sederhana untuk diaplikasikan pemerintah adalah mengoptimalkan pelayanan publik yang bebas korupsi di setiap daerah.

Masyarakat di Bekasi, kata dia, menunggu aksi konkret. Pelayanan publik tidak ada lagi pungutan dan sebagainya.

“Jangan ada lagi masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan pemerintah. Hanya sesederhana itu,” katanya.

Ia kerap mendapat laporan terkait dengan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) yang masih dibebankan biaya rata-rata Rp200 ribu di banyak daerah.

“Ini adalah fakta bahwa semangat memberantas antikorupsi kita masih belum optimal,” katanya.

Donal menambahkan bahwa pemberantasan korupsi sejatinya adalah mempermudah layanan publik yang transparan, akuntabel, dan sederhana.

“Hanya sesederhana itu kalau kita semua punya keseriusan, bisa dengan mudah terlaksana,” katanya.

Peringatan Hari Antikorupsi kali ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bekasi serta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

Ketua KPK bersama dengan Muspida Kota Bekasi menuliskan pesan pada Hari Antikorupsi yang digelar di Kota Bekasi tepat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jalan Ahmad Yani.

Agus Rahadjo menuliskan pesan dalam kalimat: “Ayo Rakyat Kota Bekasi, berjuang untuk mencegah korupsi demi Kejayaan Indonesia”.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menuliskan: “Pemkot yang bersih, adalah yang beradab”.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi H. Tumai menulis: “Mendukung Pemberantasan Korupsi”.

Berbagai kalimat yang ditulis para pejabat dan warga masyarakat di atas kain putih panjang yang dibentangkan saat acara tersebut. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/10/putra-sulung-jokowi-diminta-ikuti-jejak-politik-presiden-amerika-george-walker-bush