Sudirman Said: Sandi Punya Sensitivitas terhadap Emak-emak





Jakarta
Bakal calon wakil presiden 2019, Sandiaga Uno, kerap kali menyebut soal partai emak-emak. Sudirman Said menyebut Sandi memang memiliki perhatian terhadap kaum ibu-ibu.

“Semua orang tahu bahwa kelompok ibu-ibu ini, perempuan itu, menduduki porsi yang tak bisa diabaikan. Artinya, para ibu, Mas Sandi punya sensitivitas terhadap itu,” kata Sudirman dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

Sudirman hadir dalam diskusi sebagai anggota tim sukses pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sudirman menjelaskan, maksud dari sensitivitas itu, Sandi hendak melahirkan program-program kerja yang berpihak pada ibu-ibu.

“Yang dimaksud adalah program ke depan tak boleh mengabaikan ibu-ibu, seperti harga terjangkau, lapangan kerja di mana-mana. Kami yakin bahwa kombinasi Prabowo dan Sandi Uno adalah kombinasi yang akan menjawab kebutuhan kita,” ujar Sudirman.

Sudirman kemudian menuturkan pasangan Prabowo-Sandi merepresentasikan regenerasi politik. Prabowo yang berumur 66 tahun menggandeng Sandi yang usianya 49 tahun.

“Kombinasi pasangan yang memberikan sinyal regenerasi terukur. Kalau keduanya perform dengan baik, nantinya akan ada proses transisi,” ucap Sudirman.

Tonton juga video: ‘Pidato Berapi-api Prabowo: Kekayaan Indonesia untuk Rakyat!’

[Gambas:Video 20detik]

(aud/ams)



<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Related Search

Tags: #berita #detik #gress #hukum #nasional #politik

Anda sedang membaca artikel tentang Sudirman Said: Sandi Punya Sensitivitas terhadap Emak-emak. Silahkan baca artikel Berita Grezz Terbaru tentang nasional lainnya. Semoga bermanfaat ...

KPAI minta perkosaan korban bencana diusut tuntas
Jakarta (ANTARA News) – Ketua Komisi Perlindungan
KIPP tolak dana saksi parpol gunakan APBN
Jakarta (ANTARA News) – Sekretaris Jenderal Komite
Polisi temukan proyektil di ruang Effendy Simbolon
Pewarta: Taufik RidwanEditor: Unggul Tri Ratomo COPYRIGHT
Mendes minta dana desa untuk bencana
Jakarta (ANTARA News) – Menteri Desa, Pembangunan

Top