Bale Ancam Madrid: ‘Magabut’ pun Tak Masalah

Madrid – Saga masa depan Gareth Bale di Real Madrid semakin rumit. Bale dikabarkan mengancam akan bertahan kalau Madrid enggan membayar sisa kontraknya.

Bintang sepakbola Wales itu tidak lagi mendapat tempat dalam rencana pelatih Madrid Zinedine Zidane di musim depan. Untuk menunjukkannya, Bale dicoret dari skuat dalam dua pertandingan bahkan tak diberi kesempatan tampil semenit pun di laga terakhir saat Los Blancos dipermalukan Real Betis 0-2.

Setelah pertandingan berakhir, Bale langsung masuk ke lorong pemain. Eks pemain Tottenham Hotspur itu tidak bergabung dengan rekan-rekan setimnya memberi salam perpisahan kepada fans di Santiago Bernabeu.

Kontrak Bale baru akan habis pada 2022. El Real diyakini akan mengupayakan segala cara untuk melego Bale di musim panas. Akan tetapi, Madrid kesulitan mencari klub peminat karena gaji Bale yang terlalu tinggi, yaitu 17 juta euro per tahun (Rp 274,4 miliar).

Kalau tidak ada tawaran yang tepat, pesepakbola berusia 29 tahun itu berkukuh akan bertahan di Madrid. Kecuali sisa kontraknya dibayarkan.

“Aku masih punya sisa tiga tahun di kontrakku. Kalau mereka ingin aku pergi, mereka mesti membayarku 17 juta euro per musim,” cetus Bale kepada rekan-rekannya, yang dikutip Radioestadio sebagaimana diwartakan Sport.

“Kalau tidak, aku akan bertahan. Dan kalau aku toh harus bermain golf, aku akan melakukannya.”

(rin/mrp)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

City Kapan Juara Liga Champions, Pep?

LondonPep Guardiola sadar bahwa treble domestik musim ini belum cukup membuatnya dinilai sukses di Manchester City. Sebab ukuran kesuksesan Pep adalah trofi Liga Champions.

Guardiola baru saja membawa City meraih tiga trofi di kompetisi lokal. Adalah Piala FA yang jadi trofi dalam negeri terakhir City musim ini setelah mengalahkan Watford 6-0 di final akhir pekan kemarin.

Sebelum itu, City dibawa Guardiola menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris. Prestasi yang terbilang luar biasa mengingat belum pernah ada tim Inggris yang melakukannya bahkan Manchester United di era Sir Alex Ferguson.

Selain itu, City-nya Guardiola juga mencetak 50 kemenangan dalam semusim di seluruh kompetisi, lagi-lagi jadi klub Inggris pertama yang melakukannya. Wajar jika City dipuja-puji banyak orang, terlebih Guardiola yang sudah menyapu bersih seluruh trofi di Inggris.

Tapi buat Guardiola, trofi-trofi yang sudah ada tidak cukup memberikannya rasa aman dari kritik. Sebab kritik akan selalu hadir selama dirinya belum mampu membawa City berprestasi di tingkat Eropa.

“Ya, tentu saja, saya tidak akan berada di sini jika tidak yakin akan bisa membuat tim ini lebih baik,” ujar Guardiola seperti dikutip Sportskeeda.

“Saya tahu itu akan sulit karena orang-orang akan selalu membandingkan dan orang-orang tidak bisa mengharapkan kami mengulangi treble ini atau meraih empat gelar setahun, itu cuma bisa dilakukan sekali dalam hidup Anda.”

Sejak menangani City, Guardiola memang masih gagal mempersembahkan Si Kuping Besar. Dua tahun terakhir City selalu terhenti di perempatfinal setelah cuma sampai 16 besar di musim pertamanya. Padahal Guardiola punya pengalaman membawa Barcelona dua kali juara.

“Seperti yang saya bilang sebelumnya, pada akhirnya saya akan dinilai berdasarkan apakah kami menjuarai Liga Champions atau tidak. Saya tahu segalanya tidak akan cukup sampai kami memenanginya.”

“Saya tahu ini akan selalu mengikuti saya. Ketika saya tiba di Barcelona, kami beruntung bisa juara dua kali dalam empat tahun dan orang-orang selalu mengharapkan bahwa saya selalu bisa juara Liga Champions dan itu masih sampai sekarang.”

“Di klub ini, rekor poin dan kompetisi domestik itu luar biasa, tapi sulit menjuarai Liga Champions, tidak seperti yang lain karena tim-tim bagus ada di sana. Kompetisinya begitu sengit tapi kami ingin menjuarainya,” demikian dia.

(mrp/fem)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Simic Haus Gol, Sasaran Terdekat Barito Putera

Banjarmasin – Striker Persija Jakarta, Marko Simic, dipastikan tampil saat Persija menjalani laga perdana Liga 1 2019 menghadapi Barito Putera. Dia berjanji tampil habis-habisan.

Persija melawan Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (20/5/2019). Laga itu menjadi laga pertama Simic setelah tiga bulan berpisah dengan Persija lantaran tersandung kasus hukum di Australia. Pemain asal Kroasia itu dilarang meninggalkan Negeri Kanguru sejak Februari.

Simic pun haus gol. Dia akan bekerja ekstra keras di laga itu.


“Saya tidak bermain selama tiga bulan dan saya merindukan itu. Apalagi seluruh hidup saya ada di sepakbola. Akhirnya saya kembali dan saya pastikan memberikan hal yg terbaik dan akan siap mendengarkan instruksi dengan baik. Besok saya janji akan memberikan terbaik di laga debut kembali saya,” ujar Simic dikutip dari laman resmi Persija.

Merujuk hasil musim lalu, Persija harus ekstra waspada. Macan Kemayoran kalah di kandang Barito dengan skor 1-2.

“Saya tentu senang bisa kembali ke Banjarmasin. Musim lalu, kami kalah di sini. Tentunya bukan mudah untuk bermain disini dimana mereka punya suporter yang luar biasa untuk Barito sehingga untuk tim yang datang ke sini pastinya akan kesulitan. Ditambah mereka memiliki pelatih yang bagus dan pemain bagus. Tapi disini saya ingin menang dan kami mempersiapkan itu dengan baik,” dia menambahkan.

(ads/fem)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Madrid Janji Akan Bangkit Usai Musim yang Mengecewakan, tapi…

MadridReal Madrid berjanji akan bangkit di musim depan. Meski begitu, bukan berarti Madrid akan langsung memasang target tinggi-tinggi di musim depan.

Los Blancos baru saja melewati musim 2018/2019 yang sangat mengecewakan. Madrid nirgelar setelah gagal bersaing di Copa del Rey, Liga Champions, dan Liga Spanyol.

Madrid menuai kekalahan 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu dalam laga terakhir liga, Minggu (19/5/2019). Dengan demikian, Madrid finis ketiga usai mengumpulkan 68 poin, jumlah angka terendah dalam 17 tahun terakhir, atau sejak finis kelima dengan 62 poin di 1999/2000.


Sang entrenador Zinedine Zidane memastikan adanya perubahan besar di skuat Madrid untuk musim depan. Pemain-pemain yang performanya dianggap menurun seperti Gareth Bale, Toni Kroos, dan kiper Keylor Navas siap dilego.

Madrid akan mengambil pelajaran berharga dari kegagalan musim ini. Namun, Zidane mengingatkan bahwa perombakan Madrid di musim depan tidak lantas menciptakan hasil yang instan.

“Ini bukan musim buruk yang pertama dalam sejarah klub,” Zidane mengungkapkan di AS. “Dan setelah buruk, datanglah baik.”

“Namun, kami jangan sampai melupakan musim ini, kami harus memilikinya untuk mempersiapkan musim berikutnya. Kami sekarang harus memikirkan musim depan, dan membuat fans kami gembira lagi.”

“Kami akan mempersiapkan pramusim dengan sangat baik. Kami tidak akan mengatakan kami akan memenangi segalanya pada tahun depan, tapi kami akan bersaing sejak momen pertama, dan bersaing dengan tim-tim lainnya,” cetus dia.

(rin/mrp)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Bhayangkara Siapkan Senjata Rahasia untuk Kalahkan Bali United

JakartaBhayangkara FC menjalani laga kedua Liga 1 2019 melawan Bali United. Pelatih Angel Alfredo Vera menyiapkan senjata rahasia untuk meredam permainan agresif Bali United.

Bhayangkara bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (21/5/2019). Kedua tim memiliki modal bagus dalam menatap laga tersebut.

Bhayangkara mengantongi satu poin usai diimbangi Borneo FC 1-1 di pekan pertama Liga 1. Sementara, Bali United meraih kemenangan atas Persebaya Surabaya dengan skor 2-1.

Kemenangan Bali United tersebut menjadi sinyal serius bagi Bhayangkara FC bahwa tim besutan Stefano Cugurra Teco tak mudah dikalahkan. Apalagi, skuat Bali United musim ini juga lebih kuat.

Alfredo telah mempelajari detail permainan Bali United. Pelatih asal Argentina itu berharap Indra Kahfi dkk bisa menjalankan rencana pertandingan dengan baik.

“Saya pikir kalau untuk evaluasi pertandingan setelah lawan Borneo FC itu berbeda jelang kami akan berjumpa Bali United. Yang pasti untuk lawan Bali United kami sudah antisipasi permainan mereka. Saya juga berharap pemain bisa bermain seperti permainan biasa,” ujar Alfredo Vera kepada detikSport, Senin (20/5/2019).

Bhayangkara FC dipastikan tanpa Vendry Mofu saat melawan Bali United. Alfredo tak mengkhawatirkannya.

“Persiapan kami sudah baik. Saya pikir semua pemain sudah siap untuk pertandingan melawan Bali United nanti,” dia menambahkan

(ads/fem)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Coutinho dan Dembele Diragukan Tampil di Final Copa del Rey

EibarLionel Messi tampaknya bakal bekerja sendirian di lini serang Barcelona pada final Copa del Rey. Sebab Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele diragukan tampil.

Barca akan melengkapi gelar domestiknya akhir pekan ini saat menghadapi Valencia pada laga final Copa del Rey 25 Mei. Stadion Benito Villamarin di kota Sevilla vakal jadi saksi siapa yang terbaik di antara keduanya.

Setelah gagal di Liga Champions, Barca tentu akan mengincar trofi Copa del Rey untuk penawar kekecewaan mereka. Dobel gelar setidaknya bisa mengulangi pencapaian mereka musim lalu.

Tapi, jalan berat harus ditempuh Barca untuk bisa mempertahankan gelar tersebut. Selain Valencia dalam kepercayaan diri tinggi usai memastikan finis empat besar, Barca juga dilanda badai cedera di lini depan.

Coutinho dan Dembele tidak dalam kondisi fit untuk tampil di laga final nanti. Coutinho mengalami cedera hamstring usai kemenangan atas Getafe pekan lalu, sementara masalah serupa sudah dialami Dembele sejak awal bulan.

Mereka cuma jadi cadangan saat Barca bermain imbang 2-2 kontra Eibar. Tanpa keduanya, Barca tentu akan kesulitan mengingat mereka juga sudah ditinggal Luis Suarez yang absen karena menjalani operasi lutut.

Kini hanya Malcom sebagai satu-satunya pemain depan tersisa untuk mendampingi Messi. Belum lagi kiper Marc-Andre Ter Stegen masih 50:50 peluangnya untuk main usai masalah kecil di lututnya.

“Kami mengalami sedikit masalah di posisi tertentu dan kami akan lihat apakah para pemain itu akan cepat pulih,” ujar Valverde seperti dikutip Sportskeeda.

“Ter Stegen bakal tampil. Saya tidak tahu bagaimana dengan Coutinho dan Dembele sepertinya tidak akan tampil,. Kita lihat dulu nanti kondisi Arthur,” sambungnya.

“Dia mendapat masalah cedera selama 2-3 bulan dan dia butuh istirahat. Sebenarnya bisa saja sejak sebulan lalu atau sebelumnya, tapi baru terjadi sekarang. Saya tidak tahu apakah dia bisa dimainkan,” demikian Valverde.

(mrp/rin)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Laga Persib Vs Tira Persikabo Tak Dapat Izin Kepolisian

Cibinong – Pertandingan pekan kedua Liga 1 2019 antara Persib Bandung melawan Tira Persikabo terancam ditunda. Kepolisian tidak memberikan izin lantaran fokus mengamankan hasil Pemilu 2019.

Laga Persib melawan Tira Persikabo dijadwalkan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (23/5/2019), tepat satu hari setelah KPU mengumumkan hasil Pilpres 2019.

Ketua Panitia Tira Persikabo, Lettu Mandala Putra, mengaku diminta oleh Persib untuk menukar status laga kandang tersebut menjadi Tira Persikabo sebagai tuan rumah lebih dulu. Namun Mandala menyebut sulit mendapatkan izin dari Kepolisian.


“Kami dari panpel menyatakan, benar ada yang menghubungi dari Persib agar kami main sebagai tuan rumah,” ujar Mandala di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (18/5/2019).

“Akan tetapi, itu bersamaan dengan pembacaan pengumuman hasil pemilihan presiden. Polda juga menolak memberikan izin, karena masalah kondusivitas. Kami juga sudah mengontak kepolisian,” sambungnya.

“Mereka juga 99 persen menolak kalau main. Kami kemudian koordinasi dengan PT LIB, sepertinya agak berat juga. Kami sudah koordinasi, yang jelas dari polisi kesusahan tak akan tercover. Apalagi Persib yang main, itu berat.”

“Kalau kami siap, tapi belum berani menyatakan ‘iya’. Karena surat izinnya agak susah, data intel Polres mengatakan berat lantaran personel terbatas. Tetapi, intinya perizinan akan sulit kalau berkaitan dengan laga Persija Jakarta atau Persib, itu pasti sangat berat,” katanya menambahkan.

Ketua Panpel Persib Bandung, Budi Bram, juga sudah mengatakan bahwa laga tersebut tak mendapat izin. Pihak Maung Bandung sudah mendapat surat pernyataan dari Polres Bandung.

“Pertandingan Persib melawan Tira Persikabo tidak direkomendasikan untuk digelar pada Tanggal 23 Mei. Sudah dapat suratnya resmi dari pihak Polres Bandung bahwa pertandingan tidak bisa digelar,” kata Budi Bram, Sabtu (18/5/2019).

(ads/ran)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Kalahkan Persipura, Pemain Persib Tampil Maksimal

BandungPersib Bandung memulai pekan pertama Liga 1 2019 dengan kemenangan atas Persipura Jayapura. Seluruh pemain Maung Bandung tampil maksimal.

Pada pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (18/5/2019) malam WIB, Persib menang 3-0 atas Persipura lewat dua gol Artur Gevorkyan dan satu gol Febri Hariyadi.

Hasil ini sekaligus memutus catatan kurang oke Persib di laga pembuka Liga 1. Pada dua musim terakhir, Persib selalu imbang di laga pembuka.

Menurut kapten Persib, Supardi Nasir, kemenangan ini adalah target dari tim. Dia juga senang semua pemain tampil maksimal.

“Alhamdulillah apa yang kita cita-citakan, tercapai malam ini. Semua pemain bekerja maksimal, alhamdulillah mudah-mudahan berlanjut pada pertandingan selanjutnya,” kata Supardi usai laga.

Pekan pertama Liga 1 2019 dimulai pada saat puasa ramadhan. Bek 36 tahun itu mengaku tak masalah karena sudah terbiasa.

“Kalau pertandingan di bulan ramadhan sebenarnya sudah biasa. Cuman biasanya pertandingan pertama itu sedikit agak berat, tapi pemain bisa mengatasi semua,” sambungnya.

(ran/rin)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah

Bale Masuk Skuat Madrid untuk Laga Terakhir, tapi…

MadridGareth Bale kembali ke skuat Real Madrid untuk melakoni laga terakhir LaLiga menghadapi Real Betis. Meski begitu, tak ada jaminan Bale akan dimainkan.

Madrid akan menutup Liga Spanyol 2018/2019 di Santiago Bernabeu dengan menghadapi Betis, Minggu (19/5/2019) sore WIB. Hasil pertandingan nanti tidak akan mengubah posisi El Real, yang sudah dipastikan finis ketiga di bawah sang juara Barcelona dan Atletico Madrid.

Bale sendiri absen di dua pertandingan terakhir Madrid saat menang tipis atas Villarreal 3-2 dan kalah di makas Real Sociedad 1-3. Pelatih Zinedine Zidane disebut-sebut sengaja mencoret bintang sepakbola Wales itu untuk mempertegas keputusannya tidak lagi memakai jasa si pemain di musim depan.


Terakhir kali Bale merumput adalah saat Madrid dipermalukan Rayo Vallecano 0-1 di jornada 35, akhir April. Bagaimanapun, Bale tampaknya tidak ingin pergi tanpa berpamitan dengan fans Madrid.

“Dia akan berada di skuat dan itu adalah satu-satunya kabar yang bisa saya katakan kepada Anda,” Zidane dilansir AS. “Saya tidak bisa mengatakan apapun lagi.”

“Ini adalah akhir musim dan akan ada banyak perubahan, tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya tidak tahu apakah ini adalah laga terakhir dia atau tidak. Kita lihat saja.”

Kontrak Bale di Madrid sejatinya masih berlangsung 2022. Kabarnya, Los Blancos mengalami kesulitan mencari klub peminat Bale lantara gajinya yang terlalu tinggi sebesar 17 juta euro per tahun (Rp 275,4 miliar).

Simak Juga ‘Madrid Sudah Tak Butuh Jasa Gareth Bale’:

[Gambas:Video 20detik]

(rin/ran)


Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/read/2019/05/20/114933/4556578/75/bale-ancam-madrid-magabut-pun-tak-masalah