Presiden: jangan dipikir mudah negoisasi dengan Freeport

Tangerang (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo mengatakan tidak mudah untuk melakukan negosiasi dalam proses akuisisi saham Freeport karena selama ini ternyata berjalan sangat alot.

“Inilah 3,5 tahun yang kita usahakan sangat alot, jangan dipikir mudah, dan begitu sangat intens sekali dalam 1,5 tahun ini,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 yang digelar di ICE, BSD, Tangerang, Kamis.

Ia mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir negosiasi tersebut terus berjalan dan dikerjakan tanpa publikasi yang besar-besaran.
Hal itu dilakukan lantaran menyangkut negosiasi yang amat tidak mudah.

“Tapi memang kita kerjakan ini diem, karena ini menyangkut negosiasi yang tidak mudah,” katanya.

Maka ia pun mengapresiasi ketika mendapatkan laporan bahwa holding industri pertambangan Inalum telah berhasil mencapai kesepakatan awal dengan Freeport. 

“Pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen, dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah,” katanya.

Freeport Indonesia sampai sejauh ini telah mengelola tambang emas di Papua selama hampir 50 tahun dengan porsi kepemilikan saham mayoritas.

“Nilainya nanti teknis Menteri BUMN, Menkeu, dan Menteri ESDM itu, juga valuasinya juga makan waktu panjang,” katanya.

Presiden menegaskan akuisisi Freeport merupakan sebuah lompatan yang diharapkan nantinya berdampak positif bagi Indonesia secara lebih luas dari sisi pendapatan, pajak, royalti, dividen, hingga retribusi sehingga nilai tambah komoditas tambang bisa dinikmati seluruh masyarakat.

“Kepentingan nasional harus dinomorsatukan termasuk teknis pembagian,” katanya.

Kesepakatan terkait Freeport kata dia, saat ini sudah rampung.

“Namanya sudah deal, nanti tanda tangan. Artinya kesepakatan sudah rampung. Teknis masih ada di menteri. Di menteri. Saya ngantuk,” katanya sambil tersenyum dan bergegas mengakhiri wawancara dengan wartawan.

Selain Freeport, pemerintah juga telah mengakuisisi 100 persen Blok Mahakam dan menyerahkan pengelolaannya kepada Pertamina.

Baca juga: Jokowi bersyukur didukung insan koperasi untuk pilpres

Baca juga: DPRD Mimika segera panggil Freeport terkait kesulitan singgah di Mozes Kilangan

Baca juga: Kementerian ESDM: negosiasi Freeport terkendala masalah lingkungan

Baca juga: Pemerintah perpanjang izin usaha PT Freeport Indonesia

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Related Search

Tags: #antara #berita grezz #nasional #umum

Anda sedang membaca artikel tentang Presiden: jangan dipikir mudah negoisasi dengan Freeport. Silahkan baca artikel Berita Grezz Terbaru tentang nasional lainnya. Semoga bermanfaat ...

Anak Indonesia rumuskan permasalahan mereka
Surabaya (ANTARA News) – Sebanyak 516 anak
Presiden: Perwira harus bekerja dengan penuh pengabdian
Presiden menegaskan pelantikan menjadi perwira pertama merupakan 
Politikus Golkar Fayakhun kembalikan Rp2 miliar
Jakarta (ANTARA News) – Anggota DPR Komisi
Calhaj Termuda Embarkasi Jakarta Berusia 18 Tahun
Embarkasi Jakarta sejak 17 juli lalu sudah

Top