Papasan Mobil Berujung Gamparan Helm Baja ke 7 Polisi

In nasional





Bandung
Kepala Pusat Pendidikan Administrasi (Kapusdikmin) Lembaga Pendidikan Polri Kapusdikmin Lemdikpol Kombes Ekotrio Budhiniar menganiaya 7 orang anak buahnya dengan helm baja. Penyebabnya sepele, gara-gara papasan mobil. Bagaimana ceritanya?

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal menceritakan, penganiayaan terjadi di markas Pusdikmin Lemdikpol, Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/6) pagi. Saat itu, mobil Kombes Ekotrio berpapasan dengan mobil boks pembawa makanan katering siswa Pusdikmin di gerbang markas. Mobilnya tak bisa melaju masuk.

Kombes Ekotrio pun marah. Dia turun dari mobilnya dan mengumpulkan semua petugas piket. Perwira menengah itu pun mengambil helm baja yang terletak di meja piket. Dia lalu melampiaskan emosinya dengan memukul kepala para anak buahnya itu secara bergantian dengan helm baja.

Ada 7 orang yang jadi korban penganiayaan Kombes Ekotrio. Mereka mengalami luka robek dan benjol di bagian kepala. Satu orang sempat mengalami muntah-muntah. Karena tak terima, seluruhnya melakukan visum dan melaporkan kasus itu ke Polda Jawa Barat.

Papasan Mobil Berujung Gamparan Helm Baja ke 7 PolisiFoto: Korban pemukulan Kapusdikmin Lembaga Pendidikan Polri Kombes Ekotrio Budhiniar. (Istimewa)
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyesalkan terjadinya kasus penganiayaan ini. Menurutnya, tidak seharusnya Kombes Ekotrio melakukan tindak kekerasan.

“Tidak boleh, polisi tidak boleh marah seperti itu,” ujar Setyo. Dia mengatakan, Kombes Ekotrio terancam sanksi etika kepolisian dan pidana.

Polda Jawa Barat langsung melakukan penyelidikan. Seluruh korban diperiksa untuk dimintai keterangannya.

“Semua (korban) sudah divisum. Sekarang sedang diperiksa,” ucap Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto saat ditemui di sela-sela pemantauan TPS di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jabar, Selasa (26/6/2018).

Papasan Mobil Berujung Gamparan Helm Baja ke 7 PolisiFoto: Korban pemukulan Kapusdikmin Lembaga Pendidikan Polri Kombes Ekotrio Budhiniar. (Istimewa)
Irjen Agung menjelaskan, proses penanganan kasus penganiayaan ini akan dilakukan bertahap. Penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar lebih dahulu memeriksa para korban, baru kemudian terlapor.

Irjen Agung mengatakan, Kombes Ekotrio terancam hukuman pidana Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan.

Papasan Mobil Berujung Gamparan Helm Baja ke 7 PolisiFoto: Korban pemukulan Kapusdikmin Lembaga Pendidikan Polri Kombes Ekotrio Budhiniar. (Istimewa)
“Pasal 351 ada ancamannya maksimal 5 tahun kalau (korban) meninggal dunia. Tapi kan ini tidak, nanti dilihat dulu,” kata Agung.

Sementara saat disinggung sanksi lainnya untuk Kombes Ekotrio, Irjen Agung menyatakan hal itu menjadi ranah Lemdikpol Polri yang menaungi Pusdikmin.

“Sanksi proses hukumnya kita. Tapi kalau yang lainnya oleh atasannya. Karena itu bukan di bawah saya ya, itu di bawah Lemdikpol,” ujar Agung.

(hri/idh)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Related Search

Tags: #berita #detik #gress #hukum #nasional #politik

Anda sedang membaca artikel tentang Papasan Mobil Berujung Gamparan Helm Baja ke 7 Polisi. Silahkan baca artikel Berita Grezz Terbaru tentang nasional lainnya. Semoga bermanfaat ...

Sekjen Koalisi Jokowi Kumpul di Posko Cemara Bahas Juru Kampanye
Jakarta – Para sekretaris jenderal partai politik
Maladi dan Gobel, di Balik Sukses Siaran Asian Games 1962
Jakarta – Banyak orang yang mengenal RM
9 Sekjen Koalisi Jokowi akan Nonton Pembukaan Asian Games
Jakarta – Sembilan sekjen parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf

Top